Tuesday, December 13, 2005

Syukur

Selasa,
Nafasku belum juga terhenti dan jantungku masih serta berdetak merangkai nyawa dan raga yang baur tengah bersatu.
Aku masih ada..

Aku masih bisa menyungging seyum di sela sela air mata yang menitik

Lenganku masih bisa menyeka peluh di tengah ketidak berdayaannya

Aku masih mendengar derap langkah halus malaikat yang turun menyusur bumi

Kedua bola mataku masih bisa menatap langit yang belum berhenti memayungi siang dan malamku

Kedua kaki ku masih dengan gagahnya menginjak bumi,ditengah kepasrahanku

Aku akan tiada,
Syukurku akan senatiasa ada

No comments: